DPW KAMIJO: SKANDAL BANK JAMBI 143M BELUM TUNTAS, MASIH JADI PERTANYAAN PUBLIK Bandar Shabu di Sialang di amankan Sat Res Narkoba Polres Tanjab Barat Polda Jambi PTDH empat personil yang melanggar kode etik  Pemkab Batang Hari Hijaukan TPU Pemda Melalui Aksi Gotong Royong Terima Kunjungan TVRI, Bupati Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Nobar Piala Dunia 2026 di Saluran Publik

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Selasa, 21 April 2026 - 18:03 WIB

Wamen Pertanian Sudaryono Tinjau Swasembada pangan Kabupaten Batang Hari

Batanghari, 21 April 2026 – Hujan deras tak menghalangi semangat masyarakat dan jajaran pemerintah daerah menyambut kedatangan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di lokasi persawahan Kelurahan Muara Bulian, belakang SMA Negeri 10 Batanghari.

 

Acara tanam serempak berlangsung meriah dengan kehadiran Gubernur Jambi Alharis, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief, S.E., Camat Zuhri, Kadis Pertanian Farizal, Asisten II Asrinyonalsyah, serta jajaran OPD, Dishub, Satpol-PP, Satlantas Polres Batanghari, kelompok tani, dan penyuluh pertanian.

Dalam arahannya, Wamen Pertanian menegaskan urgensi memanfaatkan musim hujan untuk percepatan tanam, mengingat prediksi fenomena El Nino Godzilla yang diperkirakan melanda mulai Juni mendatang. “Benih bisa kita berikan gratis, pupuk ada subsidi, tapi air tidak bisa kita adakan. Mumpung sekarang hujan, tanam sekarang, tanam segera,” tegas Sudaryono.

 

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sendiri bertujuan mengubah lahan tidak produktif, khususnya rawa, menjadi areal pertanian baru guna memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Acara ini juga diikuti oleh beberapa provinsi se-Indonesia melalui sambungan virtual, bahkan sempat dilakukan sesi tanya jawab langsung dengan Wamen Sudaryono

 

Bupati Batanghari melaporkan bahwa dari total baku sawah lebih dari 8.200 hektare, tahun ini ditargetkan mampu menutup defisit konsumsi beras. Ia juga meminta dukungan pusat untuk pembangunan irigasi, pompa tenaga surya, dan mesin pengering padi agar kualitas panen meningkat.

Sementara itu, Gubernur Jambi menekankan perlunya perubahan pola tanam dari sekali menjadi dua hingga tiga kali setahun demi memastikan ketersediaan beras di daerah.

 

Menutup kegiatan, Wamen Pertanian mengapresiasi sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa Indonesia kini sudah mandiri pangan tanpa impor beras, namun kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan tetap harus dijaga.

BERITA TERKAIT  Paripurna Kedua DPRD Tanjabbar Bahas Pandangan Umum Fraksi atas LKPJ Bupati 2025

 

“We are ready! Indonesia siap panen!”

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Katamso Pimpin Apel Rutin Pagi di Sekretariat Daerah

Batanghari

Salurkan Zakat Ke Ratusan Mustahiq, Bupati Fadhil Arief Buka Program Batang Hari Berzakat

Daerah

Gudang Solar Subsidi Ilegal Eksis Menahun Dekat Kantor Desa Sungai Badar, Polisi Akan Turun Tangan

Daerah

DI DUGA KEPSEK SMA 4 TANJABBAR MARK UP DANA REVITALISASI SEKOLAH 

Batanghari

Hadiri Halal Bihalal Anggota PKK se-Kabupaten, Bupati MFA : Silahturahmi Itu Sangat Komperhensif

Batanghari

Desak Bupati,Kami mohon bapak Bupati agar kelurahan kami ini memiliki pemimpin definitif yang asli Daerah kami

Daerah

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 415-06/Pijoan Patroli

Batanghari

Bupati Fadhil Arief bersama Keluarga Sholat Idul Fitri 1446 Hijriah di Masjid Fastabiqul Khoirot