Tanjung Jabung Barat – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Nasir, memastikan akan memanggil sejumlah pihak terkait dua permasalahan yang menjadi sorotan publik belakangan ini. Pemanggilan dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu mendatang.
Selain memanggil Kepala Desa Rantau Benar terkait proyek perbaikan jembatan gantung yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat masyarakat dan sorotan awak media, pihaknya juga akan memanggil pengelola BUMDes Desa Lampisi dan BUMDes Desa Badang Sepakat.
“Rencananya hari Rabu, surat panggilan sudah disiapkan,” ungkap Kadis Nasir saat dikonfirmasi pada Minggu malam, 5 Juli 2026.
Menurutnya, pemanggilan terhadap Kades Rantau Benar dilakukan untuk meminta penjelasan mendalam terkait pelaksanaan proyek perbaikan jembatan gantung yang menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, pemanggilan dua BUMDes yakni BUMDes Desa Lampisi dan BUMDes Desa Badang Sepakat juga ditindaklanjuti karena adanya laporan resmi yang telah diterima pihaknya.
“Yang jelas, dua BUMDes itu dipanggil karena laporan kawan-kawan sudah masuk,” tegasnya.
Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa setiap dugaan penyimpangan atau hal yang belum jelas dalam pengelolaan dana desa dan pelaksanaan pembangunan akan ditindaklanjuti secara serius. Pihaknya menegaskan proses ini bertujuan untuk mendapatkan kejelasan fakta sekaligus memastikan semua kegiatan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.
Masyarakat menantikan hasil klarifikasi tersebut agar permasalahan yang mengemuka dapat terungkap dan ditangani secara transparan dan akuntabel.










