Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan Kades Rantau Benar Dipanggil Dinas PMD terkait Perehapan Jembatan Gantung, Ini Keterangan Resmi Kadis PMD M. Nasir PETI Menggurita Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan: Sungai Buluh Terus Digerus Tambang Emas Ilegal Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Seorang Terduga Penyalahguna Narkotika di Betara, Satu DPO Masih Diburu.  Kabar Duka: Mantan Rektor Unja Dua Periode dan Ketua Wantim DPD Golkar Jambi Dr. Kemas Arsyad Somad Wafat

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi / Tebo

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:51 WIB

Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

KABARSEPUTARJAMBI.ID – Pemandangan tak biasa terekam kamera warga di aliran sungai Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo. Ratusan mesin dompeng yang biasa digunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terlihat bergerak beriringan keluar dari lokasi penambangan secara massal.

 

Momen tersebut mendadak viral di media sosial setelah diunggah oleh warga setempat. Pasalnya, deretan rakit dompeng yang menyusuri aliran sungai secara tertib itu justru memicu komentar menggelitik dari masyarakat, yang menyebut pemandangannya mirip seperti ajang festival pacu perahu tradisional.

 

Sebelum pembersihan massal ini terjadi, aktivitas PETI di kawasan Desa Teluk Langkap dilaporkan sempat memicu ketegangan di tengah masyarakat. Hal ini mendorong aparat penegak hukum (APH) dan pemerintah setempat untuk mengambil tindakan tegas dengan melakukan penertiban langsung di lokasi.

 

Sebagai tindak lanjut dari operasi penertiban tersebut, para pekerja tambang ilegal akhirnya memilih untuk menghentikan operasional mereka dan menarik keluar ratusan mesin dompeng dari area aliran sungai secara bersamaan.

 

Meski penertiban ini menuai respons positif, jejak kerusakan lingkungan akibat ratusan dompeng tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang besar. Aktivitas PETI menggunakan mesin dompeng dikenal sangat merusak ekosistem perairan.

 

Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri (raksa) untuk memisahkan butiran emas berpotensi besar mencemari air sungai, yang dapat meracuni biota air dan masuk ke dalam rantai makanan manusia. Selain pencemaran kimia, proses pengerukan dasar sungai dan penembakan tebing sungai menggunakan mesin dompeng memicu erosi parah, menyebabkan sedimentasi (pendangkalan sungai), dan membuat air menjadi keruh pekat secara permanen. Akibatnya, warga sekitar kehilangan akses terhadap sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

BERITA TERKAIT  Diduga Kades Terjun Gajah Suap Wartawan Dalam Kegiatan PTSL

Mengingat besarnya dampak kerusakan lingkungan tersebut, pihak kepolisian dan jajaran aparat terkait menegaskan tidak akan lengah. Petugas gabungan dilaporkan terus melakukan pemantauan dan patroli secara berkala di kawasan Kecamatan Sumay. Langkah ini diambil guna memastikan agar aktivitas penambangan emas ilegal tersebut benar-benar berhenti total dan tidak kembali beroperasi secara sembunyi-sembunyi di kemudian hari.

 

Hingga berita ini diturunkan, unggahan video yang memperlihatkan “konvoi” mesin dompeng tersebut masih terus mendapat atensi dan beragam respons dari netizen, terutama masyarakat Jambi yang berharap penertiban ini menjadi momentum awal untuk memulihkan kembali ekosistem sungai yang telah rusak.

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Bupati Batanghari Fadhil Arief Buka Kegiatan Jambore PKK Tahun 2022

Seputar Jambi

Ngopi Bareng, Kapolres Batanghari Gandeng Insan Pers Untuk Saling Bersinergi

Seputar Jambi

Diduga Serobot Hutan Produksi, PT. APL Kangkangi UU Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan

Batanghari

Oknum Panwaslu Di Batang Hari Tepis Isu Soal Upaya Suap dari Caleg

Daerah

Geger Penemuan Mayat, Sat Reskrim Polres Merangin Lakukan Olah TKP Ungkap Penyebab Kematian Korban

Seputar Jambi

Meresahkan! Spesialis Pembobol Rumah di Marosebo Ulu Akhirnya Tertangkap

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Pimpin Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi

Seputar Jambi

Angkutan Batu bara Sudah Tak Boleh Keluar dari Mulut Tambang, Dir Lantas Polda Jambi Sampaikan Arus Lalu Lintas