Jambi – Pengelolaan Dana Kelurahan Merlung,Kecamatan Merlung,Kabupaten Tanjab Barat, Tahun 2021-2025 terus menjadi sorotan warga , lantaran beberapa pisik Banggunan tak memilki Mutu serta Kualitas, dimana. pekerjaan yang seumur Jagung sudah mengalami Kerusakan,
Hal ini tampak jelas pada Kegiatan Pembuatan Jalan Rabat Beton yang berada di Jalur 2 ,Belakang Sarang Walet ,RT 01,Kelurahan Merlung,Kecamatan Merlung , Jalan lingkungan yang menghabiskan Dana Alokasi Umum Tahun 2025 sebesar 230.295 600 dengan Volume 205 Meter, Lebar 3 Meter dan Ketebalan 0,18 Meter sudah Mengalami kerusakan seperti Keretakan pada Ruas Rabat Beton yang mencapai Puluhan Titik dan Material Batu Kerikilpun sudah pada timbul disetiap ruas Jalan meski tidak dilewati oleh Armada Kendaraan,
Slah satu warga Berinisial M menyampaikan Pengelolaan Dana Kelurahan Merlung , diduga sarat akan penyelewengan oleh Lurah,dimana dalam pengelolaan Pembangunan. Maupun Keuangan dengan tidak melibatkan warga, semua dikoordinir dan dimonopoli oleh Lurah , begitu juga terkait Pengelolaan Keuangan,” Kami warga RT 01 Tak satu orangpun dilibatkan baik dalam hal kebijakan maupun Keputusan, semua dikendalikan oleh Lurah ,” Terangnya.
Ia menilai pekerjaan Jalan Rabat selain diduga ada Indikasi Korupsi , juga tak memilki asas mampaat bahkan terkesan mubazir,lantaran 205 Meter yang dibangun ,hanya berkisar 50 Meter yang terdapat Perumahan warga selainnya jalan Mengarah keperkebunan milik saudara Lurah,” Warga heran saja pembangunan Jalan Rabat Beton hingga keperkebunan sawit warga , padahal yang dibutuhkan hanya 50 Meteran saja.,” Terangnya lagi.
Warga lainnya yang enggan Namanya dipublikasi mejelaskan Dana Kelurahan Merlung terus menjadi sorotan warga lantaran ada itikad jahat Lurah , seperti pada Tahjn 2024 membangun Jalan Rabat Beton yang terletak di depan Rumah Makan Kisaran , Pasian , dimana menghabiskan Anggaran Ratusan Juta ,akan tetapi hanya ada satu rumah warga selain itu terdapat Perkebunan sawit, begitu juga Jalan Rabat Beton yang berada di Samping SMP Negeri Merlung,batu kerikil mulai timbul serta Debu saat dilintasi,Padahal bau dibangun ,” Dana Kelurahan Merlung sudah dipastikan terdapat indikasi Korupsi namun sejauh ini pihak Inspektorat Tanjab Barat,seolah main mata dengan Pihak Kelurahan, sebab secara kasat mata orang awam
Saja ada terjadi penyelewengan,”Tuturnya,
Ia berharap pihak Inspektorat Tanjab Barat lebih Profesional dalam mengawasi pekerjaan Dana Kelurahan Merlung ,bukan sebaliknya membiarkan adanya Korupsi yang merugikan Keuangan Negara,” Integritas Inspektorat sangat di perlukan sebagai Tim Auditor bukan sebaliknya ,” Tuturnya dengan Raut Muka kesal.
Sementara Lurah Merlung,Joni Hernanto , susah untuk dijumpai terkesan Menghindar dari Rekan Pers, begitu juga sebaliknya saat Di Hubungi lewat WhatsApp dan chat, tak digubris sama sekali.
Penelusuran Tim dikelurahan Merlung,Mayoritas Warga meminta inspektorat Tanjab Barat ,segera melakukan Audit Keuangan dan Pembangunan., sebab sudah jelas ada indikasi Korupsi yang menguntungkan Lurah secara Pribadi (Tim)











