Terbongkar: Judi Togel Beroperasi Terang-Terangan di Samping RAM Desa Panoban, Dikuasai “Bos Tamba” CAMAT SUHARDI,S.E TEGASKAN ANGGARAN RP77.955.000 JUTA SUDAH SESUAI, PADAHAL PERBAIKAN JEMBATAN HANYA SEBATAS GANTI 2 PLAT DAN CAT SEMATA! KADES NYALIM LANGSUNG BLOKIR NOMOR WA MEDIA POLRES TANJAB BARAT UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN BERAT BERENCANA, PELAKU BERHASIL DIAMANKAN BESERTA BARANG BUKTI.  Kades Klaim Pekerjaan Belum Selesai, Warga Bantah Tegas: Itu Bohong! Jembatan Gantung Rantau Benar Sudah Rampung Dugaan Mark Up Mencolok Proyek Jembatan Gantung Rantau Benar: Anggaran Rp77 Juta, Realisasi Diduga Hanya Rp10 Juta

Home / Seputar Jambi

Kamis, 17 November 2022 - 16:34 WIB

Adanya Program TNI Manunggal Masuk Desa, Wujudkan Mimpi Masyarakat Kembang Seri Baru

BATANGHARI – Warga Desa Kembang Seri Baru, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Jambi ini sudah bertahun-tahun bermimpi jalan penghubung antara dua kabupaten, yakni Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tebo yang minim sarana dan prasarana infastruktur bisa dibangun pihak terkait.

Beruntung, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 115, Kodim 0415/Jambi Tahun Anggaran 2022 di wilayah Korem 042/Garuda Putih (Gapu) menyasar desa tersebut yang tergolong merupakan daerah tertinggal.

Dengan luas wilayah 26.193 hektar serta jumlah penduduk 1.982 jiwa, warga memilih hidup sebagai petani sawit dan karet. Karena itu, infrastruktur jalan yang bisa menghidupkan perekonomian masyarakat menjadi hal yang dibutuhkan saat ini.

Fauzan, salah seorang warga setempat mengaku, jalan penghubung dua kabupaten ini, yakni Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tebo biasa ditempuh dengan jarak 12 km.

“Alhamdulillah, dengan dibukanya jalan penghubung dua kabupaten tersebut, jarak tempuh dapat terpotong hingga 4 km,” ungkapnya.

Diakuinya, sarana jalan program TMMD ke 115 Kodim 0415/Jambi ini sangat membantu sekali bagi warga, selain untuk perekonomian juga untuk pendidikan.

“Selain mobilisasi hasil perkebunan, jalan yang dibangun itu juga untuk sarana anak-anak yang bersekolah di dusunnya. Pasalnya, sebelum ini jarak yang ditempuh ke sekolah sejauh 12 kilometer,” tegas Fauzan.

Menurutnya, bagi anak-anak sekolah, jalan yang dibangun sepanjang 8,5 kilometer itu dapat memotong jarak tempuh hingga 4 kilometer.

Kades Kembang Seri Baru, Supriyono mengapresiasi program TMMD ini terutama pembukaan jalan desa. Baginya, perekonomian desa akan membaik, hasil perkebunan menjadi mudah terjual hingga dapat mensejahterakan masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih, karena desa kami terpilih untuk TMMD ke 115 Kodim 0415/Jambi. Nantinya jalan yang dibangun ini untuk masyarakat dan hasil produksi perkebunan masyarakat semakin mudah dan tidak perlu lagi jauh-jauh ke lokasi penjualan,” tuturnya.

BERITA TERKAIT  Patroli Polhut, di Areal Perkebunan PT APL di Temukan Dugaan Hutan Produksi

Share :

Baca Juga

Batanghari

Wabup Bakhtiar Terima Kunjungan Kerja Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi

Batanghari

Gema Sholawat di Bumi Serentak Bak Regam: Pemkab Batang Hari Gelar Gebyar Semarak Ramadhan 1447 H

Daerah

Diduga Beroperasi Tambang Galian C Ilegal Di Tanjab Barat, Beranikah Gubernur Jambi Bertindak

Daerah

Kerap Terjadi Kemacetan di Jembatan Auduri 1, Dirlantas Polda Jambi bersama Stakeholder Survei Penyebab Kemacetan dan Berikan Solusi

Seputar Jambi

Wah! Hanya PT Secona Persada Yang Mati Bisa Hidup Kembali

Daerah

Tabligh Akbar Pemprov Jambi Bersama UAS: Ribuan Jemaah Padati Masjid Raya Tsamaratul Insan

Batanghari

Bupati Fadhil Teken Kesepakatan Bersama dengan Kajari Batang Hari

Seputar Jambi

Ditemukan “Besi Banci” Pada Proyek Dinas PDK Dikarenakan Suburnya Bisnis Ilegal