Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan Kades Rantau Benar Dipanggil Dinas PMD terkait Perehapan Jembatan Gantung, Ini Keterangan Resmi Kadis PMD M. Nasir PETI Menggurita Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan: Sungai Buluh Terus Digerus Tambang Emas Ilegal Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Seorang Terduga Penyalahguna Narkotika di Betara, Satu DPO Masih Diburu. 

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:30 WIB

Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru

Kabarseputarjambi.id – JAMBI – Pernyataan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah, saat memberikan klarifikasi terkait isu dugaan raibnya uang rakyat sebesar Rp1,5 triliun menuai beragam tanggapan. Sejumlah kalangan menilai substansi klarifikasi sudah tepat, namun cara penyampaiannya dinilai berpotensi memunculkan polemik baru.

Sebelumnya, Ariansyah menjelaskan bahwa angka Rp1,5 triliun yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bukan terjadi pada masa kepemimpinan Gubernur Al Haris semata, melainkan merupakan akumulasi temuan sejak tahun 2002 yang mencakup beberapa periode pemerintahan gubernur di Provinsi Jambi. Dalam penjelasannya, ia menyebut nama lima gubernur yang pernah memimpin Jambi secara berurutan.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan kritik. Sejumlah pihak berpendapat bahwa sebagai juru bicara pemerintah, Kepala Dinas Kominfo seharusnya cukup menjelaskan bahwa angka Rp1,5 triliun merupakan akumulasi temuan lintas periode berdasarkan data resmi, tanpa perlu menyebut satu per satu nama kepala daerah yang pernah menjabat.

Menurut pandangan tersebut, fokus komunikasi publik semestinya diarahkan pada penyampaian fakta, data, dan langkah penyelesaian yang dilakukan pemerintah. Penyebutan nama-nama mantan gubernur dinilai berpotensi menimbulkan persepsi saling menyalahkan dan memicu perdebatan yang tidak perlu di ruang publik.

Dalam praktik komunikasi pemerintahan, pejabat publik memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat melalui penyampaian informasi yang akurat, proporsional, dan menenangkan. Klarifikasi terhadap informasi yang keliru memang diperlukan, namun penyampaiannya juga diharapkan mampu menjaga suasana tetap kondusif.

Pengamat komunikasi publik kerap menilai bahwa klarifikasi yang efektif adalah klarifikasi yang berorientasi pada data, bukan pada personalisasi persoalan. Dengan demikian, tujuan meluruskan informasi dapat tercapai tanpa memunculkan polemik baru di tengah masyarakat.

Polemik ini menjadi pengingat bahwa komunikasi publik merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Selain memastikan informasi yang disampaikan benar, setiap pejabat yang menjadi juru bicara pemerintah juga dituntut memiliki kecermatan dalam memilih narasi agar tidak menimbulkan multitafsir maupun persepsi yang dapat memperkeruh keadaan.

BERITA TERKAIT  Pemilihan Anggota BPD Yang Baru Desa Dusun Mudo Berjalan Sukses

Hingga berita ini ditulis, Pemerintah Provinsi Jambi tetap menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan uang rakyat Rp1,5 triliun yang disebut hilang pada masa kepemimpinan Gubernur Al Haris adalah tidak benar. Pemprov menyatakan angka tersebut merupakan akumulasi temuan BPK sejak tahun 2002 yang tersebar dalam beberapa periode pemerintahan. (TKO)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pasca Dirut PT JBS di Polisikan di Polres Batanghari, Pelapor Terima SP2HP

Daerah

Joni Hermanto SE ,terancam akan dilaporkan, terkait Pengelolaan Dana Kelurahan Merlung

Batanghari

2.537 Runner Ikuti Batang Hari Tangguh Run 2024, Bupati Fadhil : Kita Terus Dorong Kegiatan Positif 

Daerah

Diduga Sijuntak dan Tamba Kendalikan Jaringan Judi Togel di Batang Asam

Daerah

MASYARAKAT TANJAB BARAT DUKUNG POLRI DI BAWAH KEMENTRIAN – KECAMARAN TERHADAP PENEGAKAN HUKUM YANG TEBANG PILIH

Batanghari

Wabup Bakhtiar Buka Rakor Kades Sekabupaten Batang Hari

Batanghari

Reses Pertama Adison Anggota DPRD Batang Hari Serap Aspirasi Masyarakat

Daerah

Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Dampingi Petani Binaannya Merawat Tanaman Jagung