Terbongkar: Judi Togel Beroperasi Terang-Terangan di Samping RAM Desa Panoban, Dikuasai “Bos Tamba” CAMAT SUHARDI,S.E TEGASKAN ANGGARAN RP77.955.000 JUTA SUDAH SESUAI, PADAHAL PERBAIKAN JEMBATAN HANYA SEBATAS GANTI 2 PLAT DAN CAT SEMATA! KADES NYALIM LANGSUNG BLOKIR NOMOR WA MEDIA POLRES TANJAB BARAT UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN BERAT BERENCANA, PELAKU BERHASIL DIAMANKAN BESERTA BARANG BUKTI.  Kades Klaim Pekerjaan Belum Selesai, Warga Bantah Tegas: Itu Bohong! Jembatan Gantung Rantau Benar Sudah Rampung Dugaan Mark Up Mencolok Proyek Jembatan Gantung Rantau Benar: Anggaran Rp77 Juta, Realisasi Diduga Hanya Rp10 Juta

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Senin, 13 April 2026 - 11:41 WIB

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Bupati Sampaikan Tanggapan atas Pemandangan Umum Fraksi LKPJ 2025

KUALA TUNGKAL, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan tanggapan Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin (13/04/2026).

 

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Hamdani.

 

“Rapat paripurna hari ini merupakan lanjutan dari tahapan pembahasan LKPJ. Agenda ini penting sebagai bentuk sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mengevaluasi kinerja tahun anggaran 2025,” ujar Hamdani saat membuka sidang.

 

Paripurna ini menjadi bagian krusial dalam rangkaian pembahasan LKPJ, setelah sebelumnya Nota Pengantar LKPJ disampaikan pada 31 Maret 2026, dan dilanjutkan dengan penyampaian pemandangan umum fraksi pada 7 April 2026.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyampaikan tanggapan atas berbagai pandangan, masukan, serta kritik konstruktif yang disampaikan oleh seluruh fraksi DPRD, yakni Fraksi PDI Perjuangan, PKB, Golkar, NasDem, Keadilan Pembangunan, Gerindra, dan PAN.

 

Bupati mengapresiasi seluruh fraksi atas kontribusi pemikiran yang dinilai sebagai bentuk kemitraan strategis antara legislatif dan eksekutif dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

 

“Seluruh pemandangan umum fraksi DPRD menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Anwar Sadat.

 

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah agar setiap program dan kebijakan yang dijalankan dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

 

Menurutnya, kolaborasi yang solid antara kedua lembaga menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten dan Kepala Bagian Setda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan instansi vertikal, pihak perbankan, BUMD, serta insan pers.

BERITA TERKAIT  Ketua DPRD Provinsi Jambi Kecam Keras Truk Batubara Pelanggar Aturan di Tanjab Barat, Minta Penertiban Tegas, Keselamatan Publik Jadi Prioritas

 

Dengan digelarnya rapat ini, proses pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 terus berlanjut menuju tahap berikutnya, yang nantinya akan menghasilkan rekomendasi DPRD sebagai bahan perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Desa Bungku Ditangkap, Polres Batanghari Tegaskan Komitmen Berantas Kekerasan

Batanghari

Pelepasan Siswa SMA 7 Batanghari, Irwanto Ketua Komite Ucapkan Terimakasih

Daerah

Merangin Peringati Global Tiger Day 2025

Daerah

Walikota Maulana Dorong Finalis Bujang Gadis Kota Jambi Jadi Duta Peradaban Melayu Modern

Batanghari

Melenggang! Azwar Terpilih Menjadi Kades Pulau Raman

Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri RAKERNAS dan BIMTEK PDI Perjuangan, Perkuat Kapasitas Wakil Rakyat

Daerah

Idul Adha 1447 H, Perumda Tirta Mayang Salurkan 22 Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat Kota Jambi

Batanghari

Wabup Bakhtiar bersama Kapolres Batanghari Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar di Seluruh Indonesia