Gudang Diduga Penimbunan BBM Ilegal di Kota Jambi Terbakar Hebat, Warga Panik dan Desak Pengusutan Tuntas Polemik JBC Jambi Menguat, Proyek Rp1,5 Triliun Dinilai Sarat Persoalan GALA DINNER BERSAMA BUPATI BATANG HARI SELAKU FOUNDER JAMBI SCHOOL FOOTBALL LEAGUE (JSFL). Toni Asianto,S.E Manager PT Velindo Aneka Tani Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih “MENUMPANG LALU MENGUASAI?” Terbitnya SP3 Memantik Sorotan atas Lokasi dan Riwayat Tanah

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Senin, 2 Juni 2025 - 10:50 WIB

Kepsek SMA Negeri 15 Tanjab Barat,Kankangi Edaran Disdik Jambi

 

KABARSEPUTARJAMBI ID – Surat Edaran Dinas Pendidikan Propinsi Jambi,Perihal larangan melakukan Punggutan di Satuan Pendidikan SMA/SMK dan SLB.

Dimana pada Point’ pertama tidak membenarkan adanya Punggutan dalam bentuk apapun,Uang OSIS,Uang Pramuka,Uang Komite dan lainnya,

jika pihak Sekolah memberdayakan Komite harus mengacu pada Permendiknas No 75 yang sifatnya Sumbangan Suka Rela,tidak ditentukan Jumlah,Nilai,dan waktu.

Pada Point Terakhir secara Tegas Dinas Pendidikan Propinsi Jambi menyampaikan Apabila pihak Sekolah melakukan Punggutan tentu ada Sanksi Administratif Bahkan Sanksi Pidana Sebab hal ini sudah menyalahi Aturan dan termasuk dalam Kategori Punngutan Liar.

Namun Surat Edaran Disdik Propinsi Jambi tampaknya dikankangi oleh Kepala Sekokah SMA Negeri 15 Tanjab Barat yang beralamat di KM 04,Kelurahan Tebing Tinggi,Kecamatan Tebing Tinggi,Kabupaten Tanjab Barat, dimana Pihak Sekolah Memunggut uang kepada Siswa sebesar Rp 60.000/ Bulan dengan Alasan Komite,dan pihak Sekolah juga mengeluarkan Instruksi supaya siswa Kelas 12 membawa Uang sebesar Rp 150.000 saat pengambilan Ijazah dengan alasan Untuk kenang-Kenangan,dan Pihak Sekolah Juga mengharuskan siswa Membawa 1 Buah Buku Mata Pelajaran Apapun yang penting Kurikulum Merdeka.

Salah satu Wali Murid berinisial M kepada awak Media membeberkan,Biaya SPP sebesar 60.000/ bulan,itu semua permintaan Pihak sekolah melalui Komite,sehingga Komite melakukan Rapat Bersama wali Murid,dimana Wali Murid diwajibkan membayar uang 60.000/Bulan.”Komite dan wali Murid tak mungkin melakukan Punggutan jika bukan pihak Sekolah yang meminta dengan Alasan untuk keberlangsungan pendidikan Di Sekolah,”Ujarnya mantap.

Dipaparkannya lagi,piha sekolah bukan hanya sebatas mewajibkan siswa harus membayar uang SPP akan tetapi pihak Sekolah meminta siswa membayar Uang sebesar 150.000 saat pengambilan Ijazah, dimana Uang tersebut bentuk kenang-kenangan dan juga diharuskan membawa buku Pelajaran 1 Buah untuk perpustakaan,” Selaku wali Murid merasa terbeban dengan Kebijakan Pihak sekolah,” Ujarnya lagi.

BERITA TERKAIT  Pemkab Batang Hari Gelar Malam Anugerah Bupati Awards Tahun 2025

Ia berharap Disdik Propinsi Jambi,Serta Instansi Hukum terkait untuk mengambil Tindakan yang nyata sebab semua Kebijakan dan Keputusan sekolah dilakukan secara sepihak dan tak ada landasan Hukum yang sah ,sehingga ini masuk Kategori Pungli” Tim Saber Pungli harus bertindak,ini sudah jelas Pungli”Tutup ya.

Terpisah Kepala sekolah SMA Negeri 15 Tanjab Barat,Mukhsin membenarkan adanya pumggutan sebesar 60.000/bulan akan tetapi dia berdalih semua dilakukan Oleh Komite ” Uang tersebut dialokasikan Buat bayar Gaji Guru”terangnya.

Namun saat ditanya pihak sekolah Meminta siswa membayar Uang 150.000 sebagai bentuk kenang-kenangan an 1 Buah Buku Mapel ,dengan tergagap dia membantah,”itu bukan saya lakukan chat Via WA sama anak Murid,mungkin Guru,nanti sy infokan,”Katanya.

Terkait edaran Disdik Propinsi Jambi sejauh mana Sosialisasi diberikan Kepada Komite supaya Komite tidak terjebak jikalau ada aturan tidak membenarkan melakukan Punggutan,” Sejauh ini belum disosialisasikan Edaran tersebut,” Terangnya.

Namun Disdik Propinsi Jambi belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini

(Yogi kardila)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Wakil Ketua II DPRD Batang Hari Hadiri Musrenbang RKPD di Kecamatan Muara Bulian

Batanghari

Bupati Fadhil Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Propemperda 2025

Batanghari

DPRD Batanghari Dorong Peningkatan Pengawasan Bantuan UMKM dan Program Operasi Pasar

Daerah

Pembangunan Puskesmas Merlung Diduga Dicurangi: Lantai Dicor Tanpa Besi, Anggaran Miliaran, DPRD Bungkam!

Batanghari

SMPN 9 Batang Hari Raih Juara 1 Piala GSI 2024

Daerah

Bupati Fadhil Arief Menerima Apresiasi pada HUT TV ONE ke-17

Daerah

Ketua Komite SMA Negeri 7 Tanjab Barat,Akui Punggut Uang 50.000/ Bulan dari Pelajar,Dan Dana dikelola Oleh Sekokah

Batanghari

Jelang GSI 2024, Atlet Sepak Bola SMPN 9 Mulai Persiapan Latihan