Dugaan Penimbunan Gas Subsidi 3 Kg Marak di Tanjabbar, Oknum Warga Suban Inisial DR Disebut-sebut Biang Kerok Bupati Anwar Sadat Hadiri Pelantikan Pengurus PBSI Tanjab Barat Masa Bakti 2025–2029 Pembangunan Puskesmas Merlung Diduga Dicurangi: Lantai Dicor Tanpa Besi, Anggaran Miliaran, DPRD Bungkam! Anggota DPRD Bungkam, Proyek Puskesmas Merlung Diduga Jadi Bancakan Korupsi? Polres Tanjab Barat Usut Dugaan Proyek Asal Jadi Puskesmas Merlung!

Home / Tanjab Barat

Selasa, 12 September 2023 - 13:06 WIB

Vertek Perhutanan Sosial di Tanjung Jabung Barat, PW STN Jambi berharap Lolos Semua

Tanjung Jabung Barat – Verifikasi teknis terkait program perhutanan sosial dilaksanakan di dua desa di Tanjung Jabung Barat yaitu desa Sungai Baung, Kecamatan Pengabuan dan Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam pada Kamis – Senin kemarin 7 – 11 September 2023.

Verifikasi teknis ini diketahui merupakan tindak lanjut dari permohonan program perhutanan sosial. Terdapat 3 kelompok tani yang mengikuti vertek ini yaitu Gapoktanhut Alam Bersemi Desa Sungai Baung, Gapoktanhut Malgis Jayo Desa Sungai Baung serta Gapoktanhut Alam Lestari Desa Bram Itam Kanan.

Adapun tim verifikasi yang hadir berasal dari PKPS Kementerian, BPSKL medan, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, KPH Tanjung Jabung Barat serta Pokja PPS Jambi, sedangkan kegiatan yang dilakukan tim vertek adalah verifikasi subjek dan objek.

Antusias warga dalam mengikuti vertek ini cukup tinggi, hampir diatas 70 persen sedangkan luasan pengajuan masyarakat dari 3 Gapoktanhut kni adalah sekitar 1.800 Hektar.

Andi saputra selaku pokja pps provinsi jambi dan pendamping 3 KTH ini juga sangat mengucapkan terimakasih kepada tim kementerian dan masyarakat terkait program ini, harapan kita supaya bisa naik ketahap izin.

Sementara Christian Napitupulu selaku ketua STN Jambi yang ditemui dilokasi membenarkan ini wilayah binaan STN, harapan kita program ini berdaya guna bagi kesejahteraan kaum tani, kawasan hutan itu kalau dikelola dengan baik akan bermanfaat bagi rakyat, kita harus merubah cara pandang masyarakat tentang tanaman, zaman dulu masyrakat bisa hidup dari tanaman hutan. (*)

BERITA TERKAIT  Pembangunan Drainase,terkesan asal- Asalan,Pejabat Daerah Mulai berkoar

Share :

Baca Juga

Daerah

Meninggalnya Karyawan PT DAS suda dilimpahkan ke Kanit Tipidter Polres Tanjab Barat

Daerah

Aktivitas Ilegal Pemecah Batu di Pematang Tembesu: Pemilik Usaha Arogan, Kades Mengaku Tak Tahu, Kapolres Bertindak!

Daerah

Dugaan Penimbunan Gas Subsidi 3 Kg Marak di Tanjabbar, Oknum Warga Suban Inisial DR Disebut-sebut Biang Kerok

Daerah

Diduga Pembuatan sertifikat PTSL di Desa Rawa Medang Berbiaya, Warga Sebut Ketua RT Pungut Rp 800.000

Daerah

Kades Pematang Tembesu Diduga Keterlibatan Dalam Usaha Pemecah Batu Ilegal, Melanggar Ketentuan Hukum dan Mengangkangi Negara

Daerah

Anggota DPRD Bungkam, Proyek Puskesmas Merlung Diduga Jadi Bancakan Korupsi?

Daerah

Kades Kuala Dasal Bantah Selewengkan Keuangan Desa

Daerah

Mapolres Tanjab Barat Rayakan Idul Adha, Potong 11 Ekor Hewan Qurban