Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Kadin Tanjab Timur Salurkan 1 Ton Beras, Ringankan Beban Korban Kebakaran Nipah Panjang

Home / Daerah / Tanjab Barat

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:27 WIB

Limbah Kelapa Sawit PT Fortius Cemari Sungai Tantang, Sawah Ratusan Hektar Di Trans Suban Terancam

 

TANJABBAR – Limbah kelapa Sawit PT Fortius kotori sungai Tantang di wilayah Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Pada Rabu pagi (19/6/2024)

Menghitamnya sungai Tantang akibat dari limbah sawit PT Fortius membuat masyarakat setempat berang. Bagaimana tidak berang, sungai Tantang adalah satu-satunya sungai yang digunakan masyarakat dalam berbagai keperluan. Dari mencuci, mandi bahankan untuk pertanian persawahan.

Sebab itu masyarakat setempat berharap kepada pemerintah untuk memberikan tindakan tegas dan sanksi kepada PT Fortius.

“Dari kolam limbah meluber ke anak sungai Tantang, dari anak sungai itu ngalir ke sungai Tantang. Akibatnya anak sungai dan sungai Tantang menghitam tercemar oleh limbah sawit pabrik Fortius. Kami berharap pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pabrik itu” harap warga

Senada dengan itu Camat Batang Asam Drs. Junaidi mengharapkan pelaku pencemaran lingkungan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Oh, iya-iya. Saat ini kami lagi bacakap tentang itu, bersama kawan-kawan ni” ujar camat saat dikonfirmasi Via telpon (19/6)

Namun camat Batang Asam belum mengetahui pasti asal pencemaran tersebut

“kalau itu saya tidak tau, namun kedua-dua PKS alirannya ke sungai Tantang itu” ungkap Camat Batang Asam

Selain itu, Camat berharap pelaku pencemaran lingkungan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau Sayo ingginnya barang itu diproses secara hukum” imbuhnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjung Jabung Barat Parjo, menyatakan pihaknya sedang dalam perjalanan menuju lokasi pencemaran.

“Saya sudah memerintahkan beberapa orang anggota ke lokasi, lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan” sebut Parjo

Disisi lain, Humas PT Fortius mengaku kolam 12 jebol, akibat derasnya hujan semalam.

“Itu akibat Hujan deras semalam, sehingga kolam 12 tumpah ke sungai” tuturnya saat ditemui di Lokasi PT Fortius

BERITA TERKAIT  Dandim 0415/Jambi Dampingi Danrem 042/Gapu Tinjau Opla

Lebih lanjut Humas mengatakan ” kolam 12 itu biasa digunakan warga sini memancing ikan. Dan tanggul kolam sudah diperbaiki, dan untuk menetralkan air, kami sudah memasukkan air bersih ke sungai” tutupnya

Terpisah, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanjung Jabung Barat G Mael, saat dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan check sungai Tantang dan saat ini menuju PT Fortius, dan untuk hasil pengecekan sudah di laporkan ke kepala Dinas DLH

“Tadi sudah kami check sungai Tantang dan saat ini menuju pabrik PT Fortius, dan sudah kami laporkan ke Kadis” katanya (*)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Penutupan MTQ Ke-56, Kades Peninjauan Berikan Hadiah Elektronik Kepada Pemenang

Daerah

Diduga intimidasi sopir angkutan Minyak ,oknum mengaku wartawan disebut membawa senjata api

Batanghari

2.537 Runner Ikuti Batang Hari Tangguh Run 2024, Bupati Fadhil : Kita Terus Dorong Kegiatan Positif 

Batanghari

Polsek Mersam Tegaskan Perdamaian Dugaan Penganiayaan Tanpa Intimidasi, Bantah Tolak Laporan Masyarakat

Batanghari

Kadis Kominfo Batang Hari Wakili Bupati MFA Terima Penghargaan Dari IMI Jambi

Daerah

Lakalantas Maut di Lintas Timur Tanjab Barat: Truk Batubara 3AS Langgar Aturan, Mobil Putih Tertimbun Batu Bara, Arus Lalu Lintas Macet Total

Batanghari

Musrenbang Kabupaten Batanghari TA 2024 di Marosebo Ulu Berjalan Sukses

Batanghari

DPRD Batang Hari Bahas Tanggapan Ranperda Inisiatif-Revisi Perangkat Daerah Bersama Pemkab