Unlimited Friendship! 11 Tahun Sumatra Pajero Society, Soliditas dan Persaudaraan Jadi Kekuatan Unlimited Friendship! Sumatra Pajero Society (SPS) Touring 2026 di Jambi, Satukan Persaudaraan Lintas Sumatra Unlimited Friendship! Sumatra Pajero Society (SPS) Touring 2026 di Jambi, Satukan Persaudaraan Lintas Sumatra Polisi Selidiki Kebakaran di Kuala Tungkal, Lima Bangunan Rusak Berat Media Koran Tekad Gelar Gathering, LSM dan Insan Pers Jambi Perkuat Kebersamaan

Home / Daerah / Tanjab Barat

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:27 WIB

Limbah Kelapa Sawit PT Fortius Cemari Sungai Tantang, Sawah Ratusan Hektar Di Trans Suban Terancam

 

TANJABBAR – Limbah kelapa Sawit PT Fortius kotori sungai Tantang di wilayah Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Pada Rabu pagi (19/6/2024)

Menghitamnya sungai Tantang akibat dari limbah sawit PT Fortius membuat masyarakat setempat berang. Bagaimana tidak berang, sungai Tantang adalah satu-satunya sungai yang digunakan masyarakat dalam berbagai keperluan. Dari mencuci, mandi bahankan untuk pertanian persawahan.

Sebab itu masyarakat setempat berharap kepada pemerintah untuk memberikan tindakan tegas dan sanksi kepada PT Fortius.

“Dari kolam limbah meluber ke anak sungai Tantang, dari anak sungai itu ngalir ke sungai Tantang. Akibatnya anak sungai dan sungai Tantang menghitam tercemar oleh limbah sawit pabrik Fortius. Kami berharap pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pabrik itu” harap warga

Senada dengan itu Camat Batang Asam Drs. Junaidi mengharapkan pelaku pencemaran lingkungan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Oh, iya-iya. Saat ini kami lagi bacakap tentang itu, bersama kawan-kawan ni” ujar camat saat dikonfirmasi Via telpon (19/6)

Namun camat Batang Asam belum mengetahui pasti asal pencemaran tersebut

“kalau itu saya tidak tau, namun kedua-dua PKS alirannya ke sungai Tantang itu” ungkap Camat Batang Asam

Selain itu, Camat berharap pelaku pencemaran lingkungan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau Sayo ingginnya barang itu diproses secara hukum” imbuhnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjung Jabung Barat Parjo, menyatakan pihaknya sedang dalam perjalanan menuju lokasi pencemaran.

“Saya sudah memerintahkan beberapa orang anggota ke lokasi, lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan” sebut Parjo

Disisi lain, Humas PT Fortius mengaku kolam 12 jebol, akibat derasnya hujan semalam.

“Itu akibat Hujan deras semalam, sehingga kolam 12 tumpah ke sungai” tuturnya saat ditemui di Lokasi PT Fortius

BERITA TERKAIT  Pasangan Bupati M.Fadhil Arief – H.Bakhtiar Unggul Dalam Perolehan Suara Sementara Pilkada Kabupaten Batanghari

Lebih lanjut Humas mengatakan ” kolam 12 itu biasa digunakan warga sini memancing ikan. Dan tanggul kolam sudah diperbaiki, dan untuk menetralkan air, kami sudah memasukkan air bersih ke sungai” tutupnya

Terpisah, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanjung Jabung Barat G Mael, saat dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan check sungai Tantang dan saat ini menuju PT Fortius, dan untuk hasil pengecekan sudah di laporkan ke kepala Dinas DLH

“Tadi sudah kami check sungai Tantang dan saat ini menuju pabrik PT Fortius, dan sudah kami laporkan ke Kadis” katanya (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Kuat Tambang Batubara Ilegal Beroperasi, Masyarakat Tanjung Jabung Barat Was-was

Batanghari

Bupati Batang Hari Lantik Dua Penjabat Kepala Desa Kecamatan Pemayung dan Kecamatan Bajubang

Batanghari

Ketua IWO Batang Hari Jadi Pengawas Eksternal Seleksi Penerimaan Brimob 2026 di Polres Batang Hari

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Menggelar Acara Silaturahmi Bersama Wartawan/Pers Kabupaten Batanghari

Batanghari

Bupati Fadhil dan Istri Hadiri Acara Peringatan Harganas Tingkat Provinsi Jambi Ke-32 di Kerinci

Daerah

Blackout Massal Lumpuhkan Jambi, Warga Pertanyakan Ketahanan Infrastruktur Listrik PLN

Daerah

 Para Pegawai Diminta Berperan Meriahkan HUT ke-80 RI

Batanghari

Hadiri Halal Bihalal Anggota PKK se-Kabupaten, Bupati MFA : Silahturahmi Itu Sangat Komperhensif