Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka Wadirreskrimsus Polda Jambi Perintahkan Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat untuk menindaklanjuti terkait adanya Dugaan berita Acara Pengembalian Uang Petani KUD Tungkal Ulu Rumah Makan Samuel Panjaitan di Desa Taman Raja Diduga Jadi Markas Penimbunan Solar Ilegal Diamnya..? Ketua KUD Tungkal Ulu dan Hengky menjadi Tanda Tanya.? Uang Petani tak dikembalikan,Hengki CS di dugaTipu Penyidik Polda Jambi

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:46 WIB

MAR-UP SEKOLAH NEGERI DI TANJAB BARAT DIGUNAKAN BAHAN TIDAK MUTU: SEMEN TIGA RODA, SENG TIPIS TANPA SNI

 

JAMBI – Proyek bantuan pemerintah Program Revitalisasi Sekolah Menengah Atas 2025 di SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat, dengan nilai kontrak Rp2.625.266.000, diduga menggunakan bahan bangunan tidak memenuhi standar mutu. Informasi yang diterima mengungkapkan, mar-up proyek tersebut menggunakan semen merek “Tiga Roda” yang tergolong murah, serta seng atap tipis yang tidak memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

 

Proyek yang mulai berjalan sejak 13 Agustus 2025 dan diperkirakan selesai dalam 180 hari kerja, bertujuan merehabilitasi berbagai fasilitas termasuk ruang administrasi, perpustakaan, sanitasi, serta membangun ruang komputer dan unit toilet. Namun, penggunaan bahan tidak standar mengancam kualitas dan keamanan infrastruktur yang akan digunakan ribuan siswa dan guru.

 

Penggunaan semen dengan harga murah tanpa verifikasi mutu berpotensi menyebabkan keroposnya struktur bangunan dalam waktu singkat, sedangkan seng tanpa SNI berisiko mudah karatan dan tidak tahan cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah Tanjung Jabung Barat. Hal ini juga mengindikasikan kemungkinan praktik korupsi atau penyimpangan dalam pengelolaan anggaran APBN yang seharusnya digunakan untuk memastikan kualitas proyek pendidikan.

 

Kabar ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat lokal terkait transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek pemerintah. Masyarakat menuntut penyelidikan mendalam dari pihak berwenang untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas pemilihan bahan tidak mutu dan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan.

BERITA TERKAIT  Anggaran Desa Tak Terbuka, Kades Lubuk Terap M. Zuhkri alias Ntok Jadi Sorotan Tajam Warga

Share :

Baca Juga

Daerah

Percayakan ke Aparat Kewilayahan, Penemuan Munisi Diserahkan ke Babinsa

Batanghari

Lepas 122 Kafilah Batang Hari Menuju MTQ ke-54 Provinsi Jambi, Fadhil Arief: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Batanghari

Wabup Bakhtiar Buka Rakor Kades Sekabupaten Batang Hari

Daerah

Bupati Batang Hari Serahkan Sertifikat PTSL Dan Beasiswa Di Kelurahan Kampung Baru

Daerah

PETI di Teluk Langkap Kian Merajalela, Warga Desak Polda Jambi Turun Tangan

Daerah

PTUN Palembang Mengabulkan Permohonan Banding Kades Sungai Rambai,Ini Kata Agus LADAS

Daerah

Angkutan Batubara Dilarang Melintas Besok Antisipasi Kemacetan saat Arus Mudik Lebaran 2025

Daerah

Serah Terima Jabatan Sejumlah Perwira Polres Merangin Bergeser